SELENGKAPNYA

NIM MAHASISWA : 08043059


NAMA MAHASISWA : SETIAWAN


JUDUL TA : Pemetaan Penyakit Udang Dengan Sistem Pakar Menggunakan Metode Backward Chaining (Studi Kasus Kabupaten Sidoarjo)


DOSEN PEMBIMBING 1 : Rr. Ani Dijah Rahajoe


DOSEN PEMBIMBING 2 : Syariful Alim


ABSTRAK : Pertumbuhan petani tambak udang mengalami kemajuan pesat. Bagi warga Kabupaten Sidoarjo, khususnya petani tambak udang pemula masih banyak yang belum mengetahui nama penyakit udang, gejala penyakit udang, cara pengendalian dan wilayah-wilayah tambak udang yang terjangkit penyakit. Hal ini dapat memperlambat dalam penanganan udang yang terjangkit penyakit dan membuat tambak udang baru di wilayah yang sudah terjangkit penyakit. Metode backward chaining adalah suatu strategi pengambilan keputusan dimulai dari pencarian solusi dari kesimpulan kemudian menulusuri fakta-fakta yang ada hingga menemukan solusi yang sesuai dengan fakta-fakta yang diberikan pengguna. Metode diatas diharapkan dapat mengetahui gejala penyakit udang, nama penyakit udang dan wilayah-wilayah yang terjangkit penyakit. Hasil penelitian ini ditemukan satu nama yaitu penyakit bercak putih WSSV (White Spot Syndrome Virus) dari lima kelurahan berbeda dari beberapa kecamatan yaitu Kelurahan Kedung Peluk Kecamatan Candi, Kelurahan Segoro Tambak Kecamatan Sedati, Kelurahan Plumbon Kecamatan Porong, Kelurahan Lajuk Kecamatan Porong dan Kelurahan Permisan Kecamatan Jabon. Lima kelurahan tersebut positif terjangkit penyakit bercak putih WSSV (White Spot Syndrome Virus) dengan rata-rata presentase 100%.


KATA KUNCI : Kata Kunci : Metode backward chaining, Bercak putih WSSV (White Spot Syndrome Virus), Kabupaten Sidoarjo.