SELENGKAPNYA

NIM MAHASISWA : 09043165


NAMA MAHASISWA : muhammad zainal permana


JUDUL TA : Perbandingan Metode Fuzzy C-Means dan K-Means Untuk Pengelompokan Penjualan Barang Pada Permana Jaya Mebel Sidoarjo


DOSEN PEMBIMBING 1 : Rani Purbaningtyas


DOSEN PEMBIMBING 2 : Rifki Fahrial


ABSTRAK : ABSTRAK Banyak pelanggan dari berbagai daerah terutama untuk daerah di Surabaya memilih untuk membeli segala macam furnitur dari mebel ini. Berbagai jenis furnitur tersebut ada beberapa model furnitur yang sering diminati dan dipesan oleh pelanggan. Berawal dari seseorang yang membeli barang dan menjadi barang pesanan selanjutnya dari kota – kota tertentu. Akan tetapi selama ini pelanggan yang membeli furnitur disini tidak dari hasil pemasaran oleh pengelolah mebel sendiri melainkan dari mulut ke mulut serta dari pelanggan yang pernah membeli di mebel tersebut. Selama ini pemasaran barang di Permana Jaya Mebel dilakukan secara manual. Untuk menyediakan produk yang diminati maka diperlukan pengelompokkan barang yang diminati dengan metode fuzzy C-Means dan K-Means. Dengan pengelompokkan barang yang diminati mempermudah pemasaran barang serta memperluas wilayah pemasaran dibutuhkan sebuah sistem pemasaran secara terkomputerisasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil klasterisasi terbaik adalah menggunakan algoritma K-Means pada jumlah hasil klaster 2, yang memberikan hasil 275 dan 50 data. Hasil pengelompokan data tersebut akan membagi data berdasarkan harga mebel yang dijual. Sedangkan hasil klasterisasi menggunakan algoritma Fuzzy C-Means memberikan hasil klasterisasi yang memasukkan sebuah data ke dalam lebih dari satu klaster. Pada hasil klasterisasi menggunakan algoritma K-Means memberikan hasil error 0%. Sedangkan hasil klasterisasi menggunakan algoritma Fuzzy C-Means memberikan hasil error hingga 8% hingga 62,32%. Error tersebut memperlihatkan bahwa untuk pengelompokan penjualan barang yang terbaik menggunakan algoritma K-Means.


KATA KUNCI : Kata Kunci: Data Mining, Fuzzy C-Means, K-Means.