SELENGKAPNYA

NIM MAHASISWA : 11043104


NAMA MAHASISWA : CAHYO SUPRASTIYONO (BU)


JUDUL TA : Pengelompokan Daerah Menurut Ketersediaan Pelayanan Dan Kondisi Infrastruktur Puskesmas Di Jawa Timur Menggunakan Metode K-Means


DOSEN PEMBIMBING 1 : Syariful Alim


DOSEN PEMBIMBING 2 : Arif Arizal


ABSTRAK : Puskesmas merupakan unit yang strategis dalam mendukung terwujudnya perubahan status kesehatan masyarakat menuju peningkatan derajat kesehatan yang optimal. Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal tentu diperlukan upaya peningkatan pelayanan dan kondisi infrastruktur yang mampu memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat selaku konsumen dari pelayanan kesehatan tersebut. Kemenkes juga mendorong agar seluruh puskesmas dapat terakreditasi maka diharapkan adanya peningkatan terhadap pelayanan masyarakat. Sehingga diperlukan pengelompokan daerah menurut ketersediaan pelayanan dan kondisi infrastruktur puskesmas di Jawa Timur. Pengelompokan merupakan sebuah teknik untuk dapat digunakan untuk mengelompokkan daerah berdasarkan pelayanan dan kondisi infrastruktur Puskesmas di Jawa Timur. Data berasal dari wilayah Jawa Timur tahun 2011, Kriteria yang digunakan dalam pengelompokan antara lain angka jumlah puskesmas, angka tenaga kesehatan, angka atap bocor, angka kondisi lantai baik, angka kondisi dinding baik, angka rawat inap, angka kesehatan gigi, angka laboratorium, dan angka instalasi air. Pada tugas akhir ini akan dilakukan pengelompokan daerah menurut ketersediaan pelayanan dan kondisi infrastruktur puskesmas di Jawa Timur menggunakan metode K-means. K-means merupakan salah satu metode pengelompokan data nonhierarki yang berusaha mempartisi data yang ada ke dalam bentuk dua atau lebih kelompok. Pada penelitian ini menggunakan pengukuran jarak data ke pusat kelompok menggunakan euclidean. Dari hasil pengujian sistem pengelompokan daerah yang layak, cukup layak, dan tidak layak. Pada percobaan pertama hasil cluster 1 berjumlah 15 daerah, cluster 2 berjumlah 8 daerah, dan cluster 3 berjumlah 15 daerah. dipengaruhi oleh nilai random centroid awal pada setiap hasil percobaannya. Rata-rata pemberhentian iterasi terjadi pada iterasi ke-6.


KATA KUNCI : Puskesmas, Daerah, Jawa Timur, K-means, Euclidean.