SELENGKAPNYA

NIM MAHASISWA : 11043134


NAMA MAHASISWA : FAISOL ROHMAN (BU)


JUDUL TA : Pengelompokan Daerah Yang Berkategori Miskin Dan Tidak Miskin Di Pulau Jawa Tahun 2013 Menggunakan Metode K-Means


DOSEN PEMBIMBING 1 : Rifki Fahrial


DOSEN PEMBIMBING 2 : Arif Arizal


ABSTRAK : ABSTRAK Kemiskinan,Merupakan,keadaan dimana terjadi ketidak mampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Agar kemiskinan dapat menurun diperlukan dukungan dan kerja sama dari pihak masyarakat dan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini. Kemiskinan ini merupakan problematika kemanusiaan yang telah mendunia dan sampai saat ini masih menjadi isu sentral di belahan bumi manapun. Ada dua kondisi yang menyebabkan kemiskinan bisa terjadi, yaitu kemiskinan alami dan kemiskinan buatan. kemiskinan alami terjadi akibat sumber daya alam (SDA) yang terbatas,penggunaan teknologi yang rendah dan bencana alam. Kemiskinan Buatan diakibatkan oleh imbas dari para birokrat kurang berkompeten dalam penguasaan ekonomi dan berbagai fasilitas yang tersedia, Sehingga diperlukan pengelompokan daerah yang bekategori miskin dan tidak miskin di Pulau Jawa Tahun 2013. Dan Kriteria yang digunakan dalam pengelompokan antara lain angka jumlah penduduk miskin, angka jumlah pendidikan, angka jumlah pengangguran, angka jumlah penduduk gizi buruk. Pada tugas akhir ini akan dilakukan pengelompokan daerah yang bekategori miskin dan tidak miskin di Pulau Jawa menggunakan metode K-means. K-means merupakan salah satu metode pengelompokan data nonhierarki yang berusaha mempartisi data yang ada ke dalam bentuk dua atau lebih kelompok. Pada penelitian ini menggunakan pengukuran jarak data ke pusat kelompok menggunakan euclidean. Dari hasil pengujian sistem pengelompokan daerah yang miskin, dan tidak miskin. Pada percobaan pertama hasil cluster 1 berjumlah 47 daerah, dan cluster 2 berjumlah 22 daerah,. dipengaruhi oleh nilai random centroid awal pada setiap hasil percobaannya. Rata-rata pemberhentian iterasi terjadi pada iterasi ke-3. Kata kunci : Puskesmas, Daerah, Pulau Jawa , K-means, Euclidean


KATA KUNCI : Pengelompokan,Daerah, menggunaikan-K-means